PMI salurkan 3.380 Paket Sembako Untuk Warga Jakarta Barat dan Selatan

DKI Jakarta  – Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan berupa 3.380 paket sembako ke warga Jakarta Barat dan Selatan, DKI Jakarta khususnya untuk masyarakat kurang mampu dan rawan miskin demi meringankan beban di tengah mewabahnya COVID-19.

“Bantuan paket didistribusikan ke 20 kelurahan di wilayah Jakbar dan Jaksel. Paket itu berisi lima buah mie instan dan jus buah kemasan ukuran 250 ml sebanyak tiga kotak,” kata Koordinator Bagian Logistik PMI Pusat Ilham Huznul melalui sambungan telepon, Jumat.

Adapun lokasi penyaluran bantuan tersebut seperti lingkungan Masjid Ar Riyadh (belakang kantor Pusat PMI), Kelurahan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jaksel di lokasi relawan PMI membagikan ribuan paket bantuan.

Saat ini di gudang darurat PMI masih terus melakukan pengepakan bantuan dari donatur, seperti dari unsur pemerintahan dan swasta yang kemudian dibagikan kepada masyarakat untuk meringankan masyarakat terdampak COVID-19.

Selain itu di Jaksel, PMI mendistribusikan paket sembako dari PT PAM Lyonnaise Jaya (PALYJA) seebanyak 2.280 paket sembako yang teknis pembagiannya dilakukan bersama pemerintah daerah setempat.

“Bantuan seperti ini akan terus kami lakukan kepada seluruh warga yang terdampak bencana kesehatan akibat mewabahnya virus mematikan ini, kami sudah mengerahkan relawan untuk mempercepat proses penyaluran paket itu,” tambahnya.

Di sisi lain, PMI yang terlibat dalam Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 juga melakukan aksi kemanusiaan lainnya untuk memutus mata rantai risiko penyebaran virus yang menyerang saluran pernafasan ini.

Salah satunya melakukan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi di Indonesia, penyemprotan ini baik dilakukan atas permintaan dari warga dan pemerintah maupun mandiri oleh PMI.

Kemudian tidak kalah pentingnya, memberikan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadarannya dalam upaya pencegahan COVID-19, seperti selalu menggunakan masker, jaga jarak, diam di rumah, tidak berkerumun atau mendekati keramaian, tidak mudik dan selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. (KR-ADR) (Ant)