Polres Depok Salurkan 500 Paket Bansos Kapolri ke Warga

Depok – Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady membagikan bantuan sosial (bansos) sebanyak 500 paket di wilayah Cimanggis dan Pancoran Mas, Depok. Paket bansos dibagikan guna membantu masyarakat yang terkena imbas dari fluktuatif harga bahan pokok saat Ramadan.

“Bansos Pak Kapolri kami bagikan untuk masyarakat yang terdampak naik dan fluktuatifnya harga bahan pokok di bulan Ramadan 2023,” kata Kombes Ahmad Fuady, di Cimanggis, Depok, Selasa (28/3/2023).

500 Paket itu dibagikan di dua wilayah yaitu 300 paket di Cimanggis dan 200 paket di Pancoran Mas. Kombes Ahmad Fuady menyebut sembako ini merupakan bantuan kemanusiaan untuk negeri yang diperintahkan Presiden kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Saya selaku Kapolres ingin menyampaikan adanya bantuan kemanusiaan dari Bapak Kapolri. Mudah-mudahan ini bermanfaat bisa membantu dalam pelaksanaan ibadah bulan suci Ramadan,” jelas Fuady.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri sebagaimana instruksi Presiden untuk Misi Kemanusiaan,” lanjutnya.

Adapun pembagian paket bansos itu turut dihadiri Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes Baruno, Kapolsek Cimanggis Kompol Arief, hingga Kapolsek Pancoran Mas Kompol Tri Harijadi.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menyalurkan bantuan sosial dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk masyarakat. Hal tersebut dilakukan terkait naiknya harga bahan pangan pada saat bulan Ramadan.

“Ada fluktuasi harga tersebut maka tentunya bapak Presiden sudah menginstruksikan langsung kepada bapak Kapolri terkait untuk bagaimana juga melakukan bantuan sosial,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Senin (27/3).

Trunoyudo mengatakan, sebanyak 7.500 paket bantuan diberikan di 10 titik di wilayah DKI Jakarta. Sasarannya, masyarakat menengah ke bawah yang terdampak langsung terkait kenaikan harga yang ada.

“Sasarannya kepada kelompok-kelompok masyarakat yang menengah terdampak kemungkinan nanti ada di wilayah pesisir, nelayan seperti di Bekasi juga, Tanjung Priok. Kemudian juga khususnya kepada kelompok yang betul-betul nanti diatur oleh pak Kapolres adalah kelompok rentan, terdampak pada fluktuasi harga,” ujarnya. (Rls)