ASI Rilis Hasil Surveinya, Lihat Hasilnya

Jakarta – Arus Survei Indonesi (ASI) lakukan rilis survei Nasional yang bertajuk “Preferensi Pemilih dan Peta Elektoral 2024”. Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif’an mengatakan survei ini diselenggarakan pihak nya pada 12 s.d 18 Agustus 2022 dan dilakukan dengan metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Selain itu Ali Rif’an mengaku jumlah responden yang diambil mencapai 1200 responden  dengan margin of error +/- 2.9% pada tingkat kepercayaan 95%, Rabu (31/8/2022).

Dalam temuan hasil survei yang dilakukan ASI, Ganjar Pranowo masih menduduki peringkat teratas dari simulasi 10 nama calon Presiden pada 2024 dengan meraih suara 20,3 persen. Disamping Itu, Prabowo Subianto memiliki suara sebanyak 19,2 persen dan Anies Baswedan 15,4 persen. Kendati demikian posisi Puan Maharani berada pada posisi ke-9 dan hanya mendapatkan 2,4 persen.

Terlebih, menurut hasil survei yang dilakukan Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI), PDI Perjuangan masih menjadi primadona bagi masyarakat untuk dipilih saat Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang. Diketahui PDI Perjuangan berasda pada posisi pertama dengan perolehan 21,00 persen sedangkan posisi kedua diduduki Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 13,9 persen, dan ketiga Partai Golongan Karya (Golkar) 11,8 persen.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI), Ali Rif’an menjelaskan, hasil survei yang dilakukan Arus Survei Indonesia (ASI) Ganjar Pranowo masih memiliki suara terbanyak secara elektoral. Namun secara statistik tidak eksponensial atau dominan.

“Secara statistik Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto itu kejar-kejaran. Namun apakah Ganjar Pranowo bisa maju sebagai Calon Presiden (Capres) dari PDI Perjuangan? Tentu yang bisa menjawab hanya Ketua Umumnya saja, yaitu Megawati Soekarno Putri,” katanya.

Ia pun menyatakan sampai saat ini peta politik masih mencair, yang artinya belum ada penentuan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) walaupun sudah terbentuk beberapa koalisi seperti Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan koalisi partai Gerindra bersama PKB.

“Saya membaca para ketua umum partai masih saling menunggu dan melihat ataupun memantau. Namun ketika Ganjar Pranowo menjadi Capres tetapi bukan dari PDI Perjuangan, apakah suaranya masih teratas? Sama-sama kita ketahui suara Ganjar Pranowo paling banyak berada di daerah Jawa Tengah,” tukasnya.

Ia pun mengatakan PDI Perjuangan merupakan partai kader yang secara karakter akan mengukuti perintah dari Ketua Umum Partai yakni Megawati Soekarno Putri. (PYK)