Pemkot Jakpus adakan skrining TB yang diikuti ratusan warga Kenari

Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengadakan skrining tuberkulosis (TB) di Kantor Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, yang diikuti ratusan warga setempat.

Lurah Kenari Ojoh Juhariyah mengatakan ratusan peserta yang ikut skrining itu meliputi warga setempat, warga Kelurahan Kramat, petugas penyedia jasa lainnya orang perorangan (PJLP), dan petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU).

“Hari ini, sebanyak 200 orang yang kita skrining TB, masing-masing kelurahan mendapatkan kuota 100 orang,” kata Ojoh di Jakarta, Jumat.

Ojoh mengungkapkan untuk informasi adanya kegiatan tersebut sudah diberitahukan sejak seminggu lalu.

“Kita sudah informasikan sejak seminggu lalu, mereka juga merupakan binaan TB dari puskesmas kelurahan,” ujarnya.

Dalam hal ini, dia melanjutkan, jika hasil skrining diketahui positif TB akan dilakukan pengobatan oleh puskesmas.

“Jika ada yang memang terdeteksi akan rutin dicek puskesmas. Dipantau berobatnya agar jangan sampai terputus dan harus sampai sembuh sesuai dengan aturan dokter,” ucapnya.

Selain itu, Ojoh mengapresiasi untuk program skrining TB yang dilakukan Kementerian Kesehatan, melalui Suku Dinas Kesehatan, puskesmas kecamatan dan kelurahan yang sudah bekerja sama untuk mewujudkan masyarakat sehat.

Sementara itu, Kader TB Kelurahan Kenari Engkus menganjurkan warga yang memiliki kontak langsung dengan penderita TBC agar segera melakukan skrining.

“Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penularan TB, sehingga Kelurahan Kenari terbebas dari penyakit tersebut,” ujar Engkus.

Engkus mengungkapkan dirinya rutin mengecek warga agar disiplin dan minum obat teratur.

“Keluarga udah terkena terus kemudian mereka kontak serumah karena tinggal serumah jadi kita bawa ke skrining TB,” imbuhnya.

Salah satu warga Kenari, Aisyah menuturkan, sangat senang dan terbantu dengan adanya program skrining TB yang digelar secara gratis di Kelurahan Kenari ini.

“Saya merasa senang dan terbantu apalagi ini gratis, saya bersyukur hasilnya bagus tidak terkena TB,” kata Aisyah. (Ant)